Kulit

Bahaya Jamur Kulit Menyebar: Jangan Diabaikan, Ini Risikonya!

dr. Nitish Basant Adnani BMedSc MSc, 27 Mar 2025

Ditinjau Oleh Tim Medis Klikdokter

Infeksi jamur pada kulit dapat sangat mengganggu. Selain itu infeksi jamur juga dapat berbahaya jika dibiarkan. Mari baca penjelasan lengkapnya di sini!

Bahaya Jamur Kulit Menyebar: Jangan Diabaikan, Ini Risikonya!

Infeksi jamur kulit adalah masalah kesehatan yang sering dianggap sepele, padahal jika dibiarkan, bahaya jamur kulit menyebar bisa mengancam kesehatan secara serius. 


Jamur kulit tidak hanya menimbulkan rasa gatal dan ketidak nyamanan, tetapi juga dapat menyebar ke area tubuh lainnya, bahkan memicu komplikasi yang lebih parah. Penyebaran jamur kulit bisa terjadi melalui kontak langsung dengan penderita atau benda yang terkontaminasi. 


Faktor lingkungan yang lembap dan panas juga menjadi pemicu utama pertumbuhan jamur. Jika tidak ditangani dengan tepat, infeksi jamur kulit dapat meluas dan menyebabkan infeksi sekunder, seperti bakteri yang masuk melalui luka akibat garukan. 

Untuk mencegah bahaya jamur kulit menyebar, penting untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Gunakan alas kaki di tempat umum, hindari berbagi handuk atau pakaian, serta jaga kulit tetap kering. Jika Kamu sudah terinfeksi, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat sebelum infeksi semakin meluas.

Jangan biarkan jamur kulit merusak kesehatan Kamu. Segera tangani sebelum bahaya jamur kulit menyebar dan menimbulkan masalah yang lebih serius!


Artikel Lainnya: Masuki Musim Hujan, Waspada Bahaya Infeksi Jamur Kulit!


Infeksi jamur pada kulit sering menyebar melalui kontak langsung. Kontak langsung dapat mencakup kontak dengan jamur pada pakaian atau barang lain, atau pada orang dan hewan. 

Apabila Kamu mengalami infeksi jamur kulit, sebaiknya jangan dibiarkan, karena akan menimbulkan komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan. Lebih lanjut mengenai hal ini, simak ulasan berikut in



1 dari 2

Jenis Infeksi Jamur Pada Kulit

Terdapat banyak jenis infeksi jamur kulit. Biasanya, infeksi jamur pada kulit diberi nama sesuai dengan lokasi kulit yang terinfeksi atau jenis jamur yang menginfeksi. 

Berikut ini adalah beberapa jenis infeksi jamur pada kulit yang sering terjadi:

1. Kutu Air

Tinea pedis atau kutu air adalah infeksi jamur yang menyerang kaki, seringkali muncul di antara jari-jari kaki. Gejalanya berupa rasa gatal, sensasi terbakar, menyengat di antara jari-jari kaki atau telapak kaki. 

Orang dengan infeksi jamur ini juga akan memiliki kulit yang tampak bersisik, merah, kering, pecah-pecah, atau melepuh. Dalam beberapa kasus, tinea pedis dapat menyebar ke area tubuh lain, seperti kuku, selangkangan, atau tangan.

2. Panu

Tinea versicolor atau panu adalah infeksi jamur pada kulit yang menyebabkan bercak-bercak kecil berbentuk oval pada kulit. 

Infeksi ini disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jenis jamur tertentu yang disebut Malassezia. Bercak kulit berubah warna ini sering terjadi di punggung, dada, dan lengan atas.

3. Kurap

Tinea corporis biasa dikenal sebagai kurap. Biasanya terjadi di tubuh dengan gejala ruam berbentuk cincin dengan tepi yang sedikit lebih tinggi. 

Kulit di dalam ruam ini umumnya juga terlihat sehat. Meski begitu, ruam dapat menyebar dan seringkali terasa gatal.

4. Jamur Selangkangan

Tinea cruris adalah infeksi jamur pada kulit di area selangkangan dan paha. Gejala utamanya adalah ruam merah gatal yang biasanya dimulai di daerah selangkangan atau sekitar paha bagian dalam atas. 

Ruam dapat bertambah buruk setelah berolahraga atau beraktivitas fisik lainnya. Dapat menyebar pula ke bokong dan perut.

Artikel Lainnya: Mycetoma, Penyakit Kulit Kaki Kronis dari Jamur dan Bakteri

Terdapat banyak jenis infeksi jamur kulit. Biasanya, infeksi jamur pada kulit diberi nama sesuai dengan lokasi kulit yang terinfeksi atau jenis jamur yang menginfeksi. 

Berikut ini adalah beberapa jenis infeksi jamur pada kulit yang sering terjadi:

1. Kutu Air

Tinea pedis atau kutu air adalah infeksi jamur yang menyerang kaki, seringkali muncul di antara jari-jari kaki. Gejalanya berupa rasa gatal, sensasi terbakar, menyengat di antara jari-jari kaki atau telapak kaki. 

Orang dengan infeksi jamur ini juga akan memiliki kulit yang tampak bersisik, merah, kering, pecah-pecah, atau melepuh. Dalam beberapa kasus, tinea pedis dapat menyebar ke area tubuh lain, seperti kuku, selangkangan, atau tangan.

2. Panu

Tinea versicolor atau panu adalah infeksi jamur pada kulit yang menyebabkan bercak-bercak kecil berbentuk oval pada kulit. 

Infeksi ini disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jenis jamur tertentu yang disebut Malassezia. Bercak kulit berubah warna ini sering terjadi di punggung, dada, dan lengan atas.

3. Kurap

Tinea corporis biasa dikenal sebagai kurap. Biasanya terjadi di tubuh dengan gejala ruam berbentuk cincin dengan tepi yang sedikit lebih tinggi. 

Kulit di dalam ruam ini umumnya juga terlihat sehat. Meski begitu, ruam dapat menyebar dan seringkali terasa gatal.

4. Jamur Selangkangan

Tinea cruris adalah infeksi jamur pada kulit di area selangkangan dan paha. Gejala utamanya adalah ruam merah gatal yang biasanya dimulai di daerah selangkangan atau sekitar paha bagian dalam atas. 

Ruam dapat bertambah buruk setelah berolahraga atau beraktivitas fisik lainnya. Dapat menyebar pula ke bokong dan perut.

Artikel Lainnya: Mycetoma, Penyakit Kulit Kaki Kronis dari Jamur dan Bakteri

5. Jamur Kepala

Tinea capitis adalah infeksi jamur pada kulit kepala dan batang rambut. Biasanya terjadi pada anak kecil. Gejala dapat berupa bercak botak lokal yang mungkin tampak bersisik, merah, gatal, atau nyeri.

6. Jamur Kuku

Tinea unguium adalah infeksi jamur pada kuku baik kuku tangan maupun kuku kaki. Kuku dapat berubah warna menjadi kuning, coklat, atau putih, rapuh atau mudah patah, dan menebal. Jika sudah parah, kuku mungkin akan diangkat sebagian atau seluruhnya. 

Artikel Lainnya: Panu Tak Kunjung Sembuh, Tanda Penyakit Apa?


2 dari 2

Bahaya Membiarkan Infeksi Jamur Kulit

Infeksi jamur pada kulit biasanya tidak mengancam nyawa tapi dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Infeksi biasanya jarang menyebar hingga ke bawah kulit. Namun jika kulit menjadi terbuka, bakteri dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi.

Infeksi jamur yang dibiarkan juga akan menyebabkan sejumlah komplikasi dan akan berbahaya bagi kesehatan. Beberapa komplikasi tersebut, antara lain:

  • Meningitis atau radang selaput otak dan sumsum tulang belakang. Pada sebagian besar kasus, disebabkan oleh infeksi virus. Namun, bisa pula oleh infeksi jamur dan bakteri. 

  • Endokarditis atau infeksi pada lapisan dalam jantung, biasanya melibatkan katup jantung. Biasanya terjadi ketika bakteri atau kuman masuk ke tubuh melalui darah dan menempel pada area jantung.

  • Nefritis atau sekelompok penyakit yang menyebabkan peradangan pada nefron. Kondisi ini bisa mengurangi kemampuan ginjal Kamu untuk menyaring limbah dari darah Kamu.

Infeksi jamur kulit yang dibiarkan juga meningkatkan risiko kegagalan organ dan masalah apabila akan melakukan transplantasi. Bagi penderita HIV, kanker, atau diabetes, jamur kulit juga jangan diabaikan, karena berpotensi memperparah penyakit yang dialami.

Infeksi jamur pada kulit bisa diobati menggunakan krim anti jamur seperti Fungiderm. Krim anti jamur Fungiderm ini mengandung Clotrimazole zat aktif Clotrimazole yang berkhasiat untuk atasi infeksi jamur pada kulit dan kuku. Cara penggunaanya cukup dengan oleskan krim secukupnya 2-3 kali sehari pada bagian yang sakit selama 10-14 hari secara teratur dan tidak terhenti. 

Infeksi pada sela-sela jari kaki membutuhkan waktu 1 bulan pengobatan yang tekun dan teratur. Untuk infeksi pada kuku, terlebih dahulu potonglah kuku sependek mungkin. Kamu dapat dengan mudah mendapatkan salep ini di apotek terdekat atau online storenya ya!

Itulah beberapa jenis dan bahaya infeksi jamur kulit. Tangani dengan benar sebelum mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Jangan lupa untuk berkonsultasilah dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat-obatan tertentu agar dapat dipastikan bahwa infeksi yang terjadi benar-benar disebabkan oleh jamur.

Perawatan Kulit
kesehatan kulit
Infeksi Jamur
  • Healthline. Diakses 2022. Types of Fungal Skin Infections and Treatment Options.
  • Medical News Today. Diakses 2022. What you need to know about fungal infections.
  • Center for Disease Control and Prevention. Diakses 2022. Fungal Meningitis.
  • Mayo Clinic. Diakses 2022. Endocarditis.
  • Kidney Health Australia. Diakses 2022. Nephritis.
  • NHS. Diakses 2022. Clotrimazole.