Saat tubuh mengalami peradangan dan kondisi tersebut mengharuskan kamu ke rumah sakit, salah satu obat yang mungkin akan diresepkan oleh dokter adalah dexamethasone.
Obat ini termasuk golongan kortikosteroid, yang harus dikonsumsi sesuai resep dan tak bisa dihentikan tiba-tiba atau dikombinasikan dengan obat lainnya.
Apabila kamu mengonsumsi dexamethasone dengan obat lain, misalnya obat pereda nyeri yang tidak ada di dalam resep dokter sebelumnya, hal tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya efek samping yang berbahaya.
Baca penjelasan di bawah ini mengenai efek samping dexamethasone bila dicampur dengan obat lain tanpa anjuran dokter.
Efek Samping Dexamethasone Jika Diminum dengan Obat Nyeri
:format(webp)/article/17bkIj45LNXWsY9S5JiOb/original/028207500_1601461136-shutterstock_1105793780.jpg?w=3840&q=75)
Dexamethasone tidak boleh dicampur dengan obat pereda nyeri, apalagi tanpa resep dokter. Salah satu efek samping yang bisa timbul akibat konsumsi obat dexamethasone bersamaan dengan pereda nyeri adalah perdarahan lambung.
Hal ini khususnya terjadi jika pereda nyeri yang digunakan adalah golongan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).
Penggunaan steroid (dexamethasone) memiliki risiko perdarahan lambung, khususnya bila digunakan dalam jangka panjang.
Namun jika dikombinasikan dengan pereda nyeri, misalnya ibuprofen, piroxicam, atau golongan obat OAINS lainnya, dapat meningkatkan risiko perdarahan lambung lebih besar.
Jika obat pereda nyeri yang dikonsumsi adalah paracetamol, efek samping tersebut bisa dihindari. Dengan kata lain, kamu masih bisa mengonsumsi dexamethasone bersamaan obat pereda demam seperti paracetamol apabila diperlukan.
Artikel lainnya: 12 Obat Berbahaya yang Tidak Boleh Diberikan kepada Anak
Obat yang Tak Boleh Diminum Bersamaan dengan Dexamethasone
:format(webp)/article/FJ8XyIgwsG0bvUGtsmgPM/original/019422800_1601461136-shutterstock_468064538.jpg?w=3840&q=75)
Penggunaan dexamethasone dengan obat tertentu secara bersamaan bisa menimbulkan interaksi. Karena itu, penting bagimu untuk memberitahukan kepada dokter obat apa saja yang sedang kamu konsumsi.
Berikut adalah jenis-jenis obat yang dapat menyebabkan interaksi dengan dexamethasone:
- Antibiotik erythromycin, karena dapat meningkatkan jumlah dexamethasone dalam tubuh
- Obat-obatan antijamur, seperti ketoconazole, voriconazole, dan lainnya
- Obat-obatan pengencer darah, seperti apixaban dan rivaroxaban
- Obat-obatan kolesterol, seperti colesevelam dan cholestyramine
- Obat-obatan epilepsi, seperti phenytoin, carbamazepine, dan phenobarbital
- Obat untuk menangani gagal jantung, seperti digoxin
- Obat-obatan tuberkulosis, seperti rifapentine, rifampin, dan rifabutin
Karena risiko efek samping yang besar, hindari penggunaan dexamethasone tanpa pemantauan dari dokter. Jika salah aturan minum obat, bukannya manfaat yang didapat melainkan dampak buruk.
Artikel lainnya: Obat Nyeri Sendi Alami yang Bisa Anda Jadikan Pilihan
Itu dia penjelasan seputar efek samping dexamethasone jika dikonsumsi dengan obat pereda nyeri bersamaan tanpa rekomendasi atau pengawasan dokter.
[RS]
- World Health Organization. (2023). WHO model list of essential medicines (23rd ed.). WHO Press.
- U.S. Food and Drug Administration. (2019). Dexamethasone prescribing information. U.S. Department of Health and Human Services.
:format(webp)/article/-NVa5bjLxbrUWDTXFIdkP/original/008950800_1601461136-Efek-Konsumsi-Dexamethasone-dan-Obat-Pereda-Nyeri-Tanpa-Resep-Dokter-shutterstock_1757528513.jpg)