Luka kanker payudara umumnya muncul pada stadium lanjut, ketika pertumbuhan sel kanker menembus jaringan kulit. Kondisi ini sering disebut sebagai malignant wound atau fungating wound. Luka dapat tampak terbuka, mudah berdarah, mengeluarkan cairan, serta menimbulkan bau tidak sedap.
Perawatan luka kanker payudara tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup pasien. Penanganan harus dilakukan secara hati-hati dan sebaiknya di bawah pengawasan tenaga medis.
Berikut beberapa cara merawat luka kanker payudara yang dapat dilakukan.
Membersihkan Luka Secara Rutin
Luka perlu dibersihkan secara teratur untuk mengurangi risiko infeksi dan mengontrol bau. Pembersihan biasanya menggunakan cairan saline (NaCl 0,9%) atau larutan yang direkomendasikan dokter.
Saat membersihkan luka:
- Cuci tangan sebelum dan sesudah perawatan
- Gunakan sarung tangan bersih
- Hindari menggosok luka terlalu keras
Bersihkan secara perlahan untuk mencegah perdarahan
Luka kanker cenderung rapuh karena jaringan sudah rusak akibat pertumbuhan sel kanker, sehingga perawatan harus dilakukan dengan lembut.
Menggunakan Balutan yang Tepat
Pemilihan balutan (dressing) sangat penting dalam perawatan luka kanker payudara. Balutan berfungsi untuk:
- Menyerap cairan berlebih
- Mengurangi bau
- Melindungi luka dari kontaminasi
- Menjaga kelembapan yang optimal
Dokter mungkin merekomendasikan balutan khusus seperti foam dressing, alginate dressing, atau balutan dengan kandungan perak untuk membantu mengontrol infeksi.
Penggantian balutan biasanya dilakukan setiap hari atau sesuai kondisi luka. Jika cairan sangat banyak, balutan mungkin perlu diganti lebih sering.
Artikel lainnya: Kenali Gejala Kanker Payudara Sebelum Terlambat
Mengontrol Bau Luka
Bau tidak sedap sering menjadi keluhan utama pasien dengan luka kanker payudara. Bau biasanya muncul akibat jaringan mati dan pertumbuhan bakteri pada area yang telah rusak oleh sel kanker.
Beberapa cara membantu mengontrol bau antara lain:
- Membersihkan luka secara teratur
- Menggunakan balutan dengan karbon aktif
- Menggunakan obat topikal sesuai resep dokter
Mengelola Nyeri
Luka kanker payudara dapat menimbulkan nyeri, terutama saat dibersihkan atau saat balutan diganti. Dokter dapat memberikan obat pereda nyeri sebelum prosedur perawatan luka dilakukan. Jika nyeri terasa semakin berat, berdarah terus-menerus, atau muncul tanda infeksi seperti demam dan kemerahan di sekitar luka, segera konsultasikan kembali ke dokter.
Mencegah Infeksi Sekunder
Walaupun luka kanker tidak menular, luka terbuka tetap berisiko mengalami infeksi bakteri. Tanda infeksi yang perlu diwaspadai meliputi:
- Kemerahan yang meluas
- Bengkak di sekitar luka
- Demam
- Nyeri bertambah berat
- Cairan bernanah
Perawatan luka yang higienis dan pengawasan medis rutin sangat penting untuk mencegah komplikasi ini.
Terapi Kanker Tetap Diperlukan
Perawatan luka saja tidak cukup tanpa menangani kanker yang mendasarinya. Terapi seperti kemoterapi, radioterapi, terapi hormon, atau tindakan bedah dapat membantu mengontrol pertumbuhan sel kanker dan memperbaiki kondisi luka.
Pada beberapa jenis kanker payudara yang sensitif terhadap hormon, terapi hormon dapat membantu memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel kanker, sehingga risiko luka bertambah luas dapat dikurangi. Pendekatan ini sering bersifat paliatif, yaitu bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi gejala.
Artikel lainnya: Hati-hati, Salah PIlih Bra Rentan Picu Kanker Payudara
Dukungan Psikologis untuk Pasien
Luka kanker payudara dapat memengaruhi kondisi emosional pasien. Perubahan bentuk tubuh, bau luka, dan rasa nyeri dapat menurunkan rasa percaya diri serta menyebabkan stres. Dukungan keluarga, konseling psikologis, serta edukasi yang tepat sangat membantu pasien menghadapi kondisi ini. Empati dan pendampingan menjadi bagian penting dari proses perawatan.
Untuk mengetahui informasi lengkap seputar kanker payudara, perawatan luka, pengobatan, serta tips menjaga kesehatan keluarga, Anda dapat mengunjungi KlikDokter. KlikDokter merupakan sumber informasi kesehatan terpercaya yang didukung oleh tenaga medis profesional.
Jika mengalami keluhan atau menemukan gejala yang mencurigakan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter melalui layanan kesehatan yang tersedia. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat memberikan hasil yang lebih optimal.
American Cancer Society. Breast cancer signs and symptoms [Internet]. Atlanta: American Cancer Society; [cited 2026 Feb 20]. Available from: https://www.cancer.org/cancer/breast-cancer/screening-tests-and-early-detection/breast-cancer-signs-and-symptoms.html
National Cancer Institute. Breast cancer treatment (adult) (PDQ®)–patient version [Internet]. Bethesda (MD): National Cancer Institute; [cited 2026 Feb 20]. Available from: https://www.cancer.gov/types/breast/patient/breast-treatment-pdq
World Health Organization. Breast cancer [Internet]. Geneva: World Health Organization; [cited 2026 Feb 20]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/breast-cancer
European Oncology Nursing Society. Care of malignant fungating wounds guidelines [Internet]. Brussels: European Oncology Nursing Society; [cited 2026 Feb 20]. Available from: https://www.cancernurse.eu/documents/EONSMalignantFungatingWoundsGuidelines.pdf
:format(webp)/article/bIwbf_ojjnWAa8-9P3EAy/original/xyayhf3i38kauvvyvbpqbi2ujpt6h1xo.jpg)