Miom
rahim adalah salah satu masalah kesehatan yang cukup sering dialami oleh
wanita. Kondisi ini terjadi ketika jaringan otot di rahim tumbuh secara tidak
normal dan membentuk benjolan. Pada sebagian pasien, miom dapat menimbulkan
berbagai keluhan seperti nyeri panggul, perdarahan menstruasi yang berlebihan,
hingga gangguan kesuburan.
Gejala miom
rahim dapat berbeda pada setiap wanita. Sebagian penderita tidak merasakan
keluhan apa pun, tetapi jika ukuran atau lokasi miom memengaruhi fungsi rahim
maupun organ di sekitarnya, gejala yang muncul dapat berupa:
- Menstruasi yang lebih banyak
atau berlangsung lebih lama dari biasanya.
- Nyeri atau rasa tertekan pada
area panggul.
- Perut bagian bawah terasa
membesar atau penuh.
- Lebih sering buang air kecil
karena miom menekan kandung kemih.
- Sembelit akibat tekanan pada
usus.
- Nyeri saat berhubungan intim.
- Sulit hamil atau mengalami
gangguan kesuburan pada beberapa kasus.
Seiring
berkembangnya teknologi medis, penanganan miom kini tidak selalu harus
dilakukan melalui operasi terbuka. Saat ini tersedia metode terapi yang lebih
modern dan minimal invasif, yaitu High Intensity Focused Ultrasound (HIFU).
:format(webp)/article/BlmIsUyDTNN_YdHUXY_5U/original/xyc47firxvg6sa1z1qisfk7xi2gfdtzn.jpeg?w=3840&q=75)
Apa itu teknologi
HIFU?
HIFU adalah
metode terapi non-invasif yang memanfaatkan gelombang ultrasound berintensitas
tinggi untuk menghancurkan jaringan miom secara terarah. Energi yang difokuskan
pada titik tertentu akan menghasilkan panas yang cukup untuk merusak jaringan
miom tanpa perlu pembedahan.
Berbeda dengan
operasi konvensional, prosedur ini tidak memerlukan sayatan, tidak menggunakan
radiasi, dan tetap mempertahankan rahim. Karena itu, HIFU dapat menjadi pilihan
bagi wanita yang ingin mengatasi miom sekaligus tetap memiliki peluang untuk
merencanakan kehamilan di masa depan.
Cara Kerja Teknologi HIFU
Untuk memudahkan
pemahaman, cara kerja HIFU dapat dianalogikan seperti kaca pembesar yang
memfokuskan sinar matahari ke satu titik hingga mampu membakar kertas. Prinsip
yang sama digunakan pada teknologi ini, di mana energi difokuskan secara
presisi pada satu titik hingga mampu menghancurkan jaringan miom.
Dalam prosedur
ini, gelombang ultrasound diarahkan secara sangat presisi ke area miom.
Energi yang terkumpul pada titik tersebut menghasilkan panas tinggi yang mampu
menghancurkan jaringan fibroid, sementara jaringan sehat di sekitarnya tetap
terlindungi.
Teknologi ini
juga dapat digunakan untuk menangani berbagai ukuran miom, baik yang berukuran
kecil maupun besar.
Tahapan Prosedur HIFU
Prosedur HIFU dilakukan melalui beberapa
tahapan berikut:
- Pasien akan diminta berbaring
dengan posisi tengkurap.
- Perangkat HIFU yang berada di
bawah tubuh pasien akan memancarkan gelombang ultrasound.
- Dokter menentukan lokasi miom
menggunakan sistem pencitraan yang terhubung dengan mesin HIFU.
- Energi ultrasound kemudian
difokuskan tepat pada jaringan miom untuk menghancurkan jaringan tersebut.
Selama prosedur
berlangsung, pasien biasanya diberikan sedasi ringan agar tetap merasa nyaman.
Meski demikian, pasien tetap dalam kondisi sadar dan dapat berkomunikasi dengan
tim medis.
Setelah tindakan
selesai, pasien tidak memiliki bekas luka karena prosedur ini tidak melibatkan
sayatan. Umumnya pasien dapat kembali pulang dalam waktu sekitar satu sampai
dua hari setelah tindakan.
Artikel Lainnya: Fakta tentang Miom yang Perlu Anda Tahu
:format(webp)/article/KmcJW2Ryt_2ZCTS59DOmy/original/00zi7up537c1gxb64fwco1g2rf1io6ud.jpeg?w=3840&q=75)
Keunggulan HIFU untuk Penanganan Miom
Teknologi HIFU
menawarkan sejumlah kelebihan dibandingkan metode operasi konvensional, di
antaranya:
- Tidak memerlukan sayatan
- Nyeri relatif lebih minimal
- Tidak menggunakan radiasi
- Rahim tidak perlu diangkat
- Risiko perdarahan lebih rendah
- Masa pemulihan lebih singkat
- Pasien dapat kembali
beraktivitas lebih cepat.
Pendekatan non-invasif
ini membantu mengurangi risiko komplikasi yang biasanya dapat terjadi pada
operasi terbuka, seperti infeksi luka atau perdarahan.
HIFU dan Peluang Kehamilan
Penggunaan HIFU
untuk menangani miom telah diterapkan di berbagai negara selama lebih dari satu
dekade. Salah satu pusat pengembangan teknologi ini berada di Chongqing,
Tiongkok, yang telah memanfaatkan HIFU selama bertahun-tahun. Pada beberapa
pasien, miom yang sebelumnya menghambat jalur reproduksi dapat diatasi setelah
jaringan tersebut dihancurkan melalui HIFU. Karena rahim tetap dipertahankan
dan tidak ada luka sayatan pada dinding rahim, metode ini sering menjadi
pilihan bagi wanita usia produktif yang ingin menjaga peluang kehamilan.
Sebagai terapi
non-invasif, HIFU memberikan alternatif penanganan miom tanpa operasi terbuka
dengan masa pemulihan yang relatif lebih cepat. Jika kamu mengalami keluhan
yang mengarah pada miom atau ingin mengetahui apakah terapi HIFU sesuai dengan
kondisi yang kamu alami, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter
spesialis obstetri dan ginekologi. Kamu bisa berkonsultasi dengan dr.
Gracia, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Mayapada Hospital
Jakarta Barat (d/h Mayapada Royal Hospital Puri) untuk mendapatkan pemeriksaan
serta rekomendasi penanganan yang sesuai dengan kondisi kamu.
Ingin tahu informasi kesehatan lainnya dari sumber tepercaya? Kunjungi KlikDokter atau download aplikasi KlikDokter untuk membaca artikel kesehatan, konsultasi dengan dokter secara online, serta mendapatkan berbagai tips menjaga kesehatan untuk kamu dan keluarga. Tetap #JagaSehatmu bersama KlikDokter.
Causes. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/uterine-fibroids/symptoms-causes/syc-20354288. Diakses Juli 2026.0-uterine-fibroids. Diakses Juli 2026.
Clinic. Uterine
Fibroids: Causes, Symptoms & Treatment. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/913Mayo Clinic. Uterine Fibroids -
Symptoms and
WebMD. Uterine Fibroids:
Causes, Symptoms, and Treatment. https://www.webmd.com/women/uterine-fibroids/uterine-fibroids.
Diakses Juli 2026. Cleveland
:format(webp)/article/Zep6fN-k5qkD_09uXeekE/original/ej0sjkat7c98ffqovwcqij9xi73gnvi0.jpeg)