Tahun 2026 tinggal hitungan pekan. Di kantor, pabrik, maupun rumah, banyak dari kita sedang mengejar target akhir tahun. Namun ada satu hal yang sering luput dari daftar prioritas: kesehatan. Menjelang World Flu Day yang diperingati setiap 1 November, pesan pentingnya sederhana: jangan sampai tahun ini berakhir dengan terbaring karena flu. Mari finish strong dengan tubuh yang terlindungi.
Flu Bukan Sekadar Pilek Biasa
Influenza adalah infeksi saluran napas akibat virus influenza yang sangat menular dan dapat menimbulkan komplikasi serius, terutama pada orang dengan daya tahan tubuh menurun [1,2]. Gejala yang ditimbulkan oleh influenza denganselesma (common cold) dapat terlihat cukup nyata:
- Demam datang tiba-tiba dan sering tinggi, berlangsung sekitar 3-4 hari. Sedangkan, pada selesma demam jarang terjadi.
- Nyeri dan pegal pada flu sering terasa sangat mengganggu, sedangkan pada selesma ringan.
- Lemas dapat berlangsung sedang sampai berat, bahkan hingga sebulan, dan penderita bisa terbaring 5-10 hari.
- Komplikasi flu dapat berupapneumonia, gagal ginjal, hingga gagal hati yang dapat mengancam jiwa, sementara selesma umumnya hanya berujung padasinus atau infeksi telinga [1,2].
Di Indonesia, Flu Ada Sepanjang Tahun
Anggapan bahwa "Indonesia tidak punya musim dingin, jadi tidak ada musim flu" perlu diluruskan. Data surveilans global WHO (FluNet/GISRS) menunjukkan virus influenza terdeteksi di Indonesia sepanjang tahun [3].
Pada periode 1 Oktober 2025 hingga 1 Oktober 2026, deteksi virus kembali meningkat tajam di pekan-pekan terakhir, didominasi influenza A, dengan persentase spesimen positif sekitar 60% [3]. Artinya, risiko penularan di sekitar kita sedang tinggi, tepat ketika mobilitas dan pertemuan menjelang akhir tahun meningkat.
Penularan flu terjadi melalui kontak dekat, udara, dan permukaan yang terkontaminasi (fomite) [4]. Lingkungan kerja dengan ruang bersama, rapat, dan perjalanan dinas adalah tempat yang ideal bagi virus untuk berpindah dari satu orang ke orang lain.
Dampaknya ke Karyawan dan Perusahaan
Flu bukan hanya urusan kesehatan pribadi. Absensi karena sakit menurunkan produktivitas tim dan menambah biaya tenaga pengganti. Pekerja yang tetap masuk dalam kondisi sakit pun performanya menurun, dan bila terjadi komplikasi masa pemulihan bisa panjang. Penyebaran infeksi ke rekan kerja maupun pelanggan juga dapat memengaruhi reputasi perusahaan [5]. Ada salah studi yang dilakukan di perkantoran di Malaysia yang menjelaskan bahwa [6,7]:
- Pada 421 karyawan rumah sakit swasta (cakupan vaksinasi 63%), kasus influenza-like illness (ILI) tercatat 38% lebih rendah dan absensi akibat ILI 57% lebih rendah pada kelompok yang divaksinasi.
- Pada 1.022 karyawan pabrik petrokimia (cakupan vaksinasi 49%), kasus ILI tercatat 72% lebih rendah dan absensi 18% lebih rendah pada kelompok yang divaksinasi.
- Penghematan biaya per karyawan dilaporkan sebesar US$19 (biaya tenaga kerja) hingga US$155 (termasuk pendapatan operasional) pada rumah sakit, dan US$53 hingga US$899 pada pabrik petrokimia.
Catatan : Perlu dicatat, angka-angka tersebut berasal dari studi di-setting tertentu sehingga hasil di setiap perusahaan dapat berbeda. Namun arah temuannya konsisten: program vaksinasi flu di tempat kerja memberi manfaat bagi kesehatan karyawan sekaligus kesinambungan operasional.
Siapa yang Dianjurkan Mendapatkan Vaksin Influenza?
Organisasi profesi di Indonesia memberikan rekomendasi yang jelas:
- PAPDI menganjurkan vaksin influenza untuk dewasa dapat dilakukan satu kali setiap tahun, dan sangat menganjurkannya pada kondisi tertentu seperti kehamilan, diabetes, penyakit jantung, penyakit kronis, imunokompromais, dan petugas kesehatan [8]
- IDAI merekomendasikanvaksin influenza untuk anak mulai usia 6 bulan [9]
- POGI bersama PAPDI dan IDAI menganjurkan vaksin influenza pada ibu hamil di trimester mana pun [10]
- PERDOKI merekomendasikan vaksin influenza bagi pekerja, termasuk pekerja layanan kesehatan, layanan publik, pekerja yang sering bepergian, dan pekerja terpapar debu atau bahan kimia [11]
Mengapa Harus Setiap Tahun?
Virus flu terus bermutasi (antigenic drift), sehingga komposisi vaksin diperbarui setiap musim. Selain itu, kekebalan dari vaksinasi menurun seiring waktu. Karena itu vaksinasi ulang setiap tahun tetap diperlukan untuk menjaga perlindungan [12].
Baca Artikel Lainnya:Perlukah Vaksin Flu Setip Tahun? Simak Faktanya
Mengapa Vaksin Influenza TIV (Trivalen)?
Pemilihan vaksin influenza yang tepat berarti memilih vaksin yang strain-nya sesuai dengan virus yang sedang beredar. Virus influenza B/Yamagata tidak lagi terdeteksi bersirkulasi sejak sekitar Maret 2020. Sejak September 2023, komite penasihat WHO berpendapat bahwa pemasukan antigen B/Yamagata dalam vaksin tidak lagi dibenarkan [13,14].
Untuk musim influenza belahan bumi utara dan selatan 2026, WHO merekomendasikan vaksin trivalen (tiga strain) dengan komponen A(H1N1) pdm09, A(H3N2), dan B/Victoria[13]. Rekomendasi serupa mengarah pada transisi ke vaksin trivalen juga disampaikan oleh badan seperti CDC/FDA dan European Medicines Agency [15,16].
Di Indonesia sendiri, dalam suatu panel ahli dalam pertemuan 16 Februari 2026 menyatakan bahwa transisi dari QIV ke TIV sesuai epidemiologi terkini, tidak mengurangi daya proteksi, dan memiliki profil keamanan serta efektivitas yang sebanding [17].
Finish Strong: Langkah Pencegahan Influenza Sebelum Akhir Tahun
Beberapa pekan ke depan adalah waktu yang tepat untuk melakukan:
- Vaksin Influenza sekarang. Tubuh membutuhkan waktu untuk membentuk antibodi, jadi semakin cepat semakin baik, apalagi sebelum liburan dan perjalanan akhir tahun.
- Ajak tim. Cakupan vaksinasi yang lebih tinggi melindungi lebih banyak orang di sekitar kita, termasuk rekan yang berisiko tinggi.
- Perusahaan dapat memfasilitasi. Program vaksinasi flu karyawan merupakan bagian dari employee health benefit yang dapat menekan absensi, menjaga produktivitas, dan mendukung retensi karyawan [19].
- Tetap disiplin kebiasaan sehat. Gunakan masker saat sakit, cuci tangan, terapkan etika batuk dan bersin, hindari kerumunan, dan beristirahat di rumah ketika sakit. Vaksinasi tahunan tetap menjadi langkah pencegahan utama untuk menurunkan risiko rawat inap dan kematian akibat flu [20].
- Konsultasikan dengan dokter jika Kamu memiliki kondisi khusus, riwayat alergi vaksin, atau sedang sakit demam.
World Flu Day mengingatkan kita bahwa flu adalah penyakit yang dapat dicegah. Sebelum tahun ini ditutup, beri hadiah terbaik untuk diri sendiri, keluarga, dan rekan kerja: perlindungan dari flu. Dengan vaksin influenza yang tepat, kita bisa menutup 2026 dengan sehat, produktif, dan finish strong.
Melalui Vaccination Hub KlikDokter, Kamu dapat melakukan booking vaksin influenza secara praktis dengan memilih lokasi dan jadwal vaksinasi sesuai kebutuhan.
Yuk, lindungi kesehatanmu dan tutup tahun 2026 dengan lebih sehat, produktif, dan penuh semangat!
Artikel ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan konsultasi medis. Hubungi dokter atau fasilitas kesehatan terdekat untuk anjuran vaksinasi yang sesuai kondisi masing-masing.
- CDC. Types of Influenza Viruses. https://www.cdc.gov/flu/about/viruses/types.htm (diakses 12 Juni 2025).
- WHO. Influenza (Seasonal) Fact Sheet. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/influenza-(seasonal).
- WHO. FluNet, Global Influenza Surveillance and Response System (GISRS), data Indonesia 1 Oktober 2025 - 1 Oktober 2026. https://worldhealthorg.shinyapps.io/flunetchart/
- Tellier R, et al. Recognition of aerosol transmission of infectious agents: a commentary. BMC Infect Dis. 2019;19:101.
- Nichol KL, et al. Cost benefit analysis of a strategy to vaccinate healthy working adults against influenza. Arch Intern Med. 2001;161:749-759.
- Tohiar, et al. Ann Occup Environ Med. 2022;34:e3.
- Samad, et al. Journal of Occupational Health. 48:1-10.
- PAPDI. Jadwal Imunisasi Dewasa, Rekomendasi Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI Tahun 2025.
- IDAI. Jadwal Imunisasi Anak Umur 0-18 Tahun, Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Tahun 2024.
- POGI, PAPDI, IDAI. Konsensus Imunisasi Influenza pada Ibu Hamil 2025; Jadwal Imunisasi Ibu Hamil POGI 2026.
- PERDOKI. Ringkasan Vaksinasi Pekerja, rekomendasi vaksin influenza bagi pekerja.
- CDC. Why Get a Flu Vaccine? https://www.cdc.gov/flu/vaccines/
- WHO. Recommended composition of influenza virus vaccines for use in the 2026 southern hemisphere influenza season. Geneva: WHO; 26 September 2025. https://www.who.int/publications/m/item/recommended-composition-of-influenza-virus-vaccines-for-use-in-the-2026-southern-hemisphere-influenza-season
- WHO GISRS/FluNet. Virus detections by subtype, 1 Januari 2019 - 22 Desember 2025.
- CDC. 2024-2025 Flu Season. https://www.cdc.gov/flu/season/2024-2025.html
- European Medicines Agency. EU recommendations for 2024/2025 seasonal flu vaccine composition. https://www.ema.europa.eu/en/news/eu-recommendations-2024-2025-seasonal-flu-vaccine-composition
- Pernyataan Bersama Panel Ahli: Transisi dari Vaksin Influenza Kuadrivalen (QIV) ke Trivalen (TIV) di Indonesia. Expert Meeting, Jakarta, 16 Februari 2026.
- Kalventis. Vaxigrip TIV SH: informasi produk dan sertifikat analisis LPPOM MUI (8 Mei 2026).
- CDC. Promoting Vaccination in the Workplace. 2021.
- CDC. Preventive Steps. https://www.cdc.gov/flu/prevent/
:format(webp)/article/zvf3x2ZPuy-hsShPI3VcU/original/mgjzy6c9bjqtsumc3sknxyw7fnjuyzx2.png)