ASI merupakan sumber nutrisi penting bagi bayi sejak lahir. Selain mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang, ASI juga mengandung komponen imun yang membantu melindungi bayi dari berbagai infeksi. Karena itu, ASI eksklusif menjadi salah satu rekomendasi utama dalam pemenuhan nutrisi bayi pada awal kehidupannya.
Namun, masih banyak orang tua yang bertanya mengenai apa itu ASI eksklusif, berapa lama harus diberikan, dan apakah bayi membutuhkan tambahan air putih atau makanan lain sebelum berusia enam bulan.
Apa Itu ASI Eksklusif?
ASI eksklusif adalah pemberian hanya air susu ibu kepada bayi selama enam bulan pertama kehidupan, tanpa tambahan makanan atau minuman lain, termasuk air putih. Pengecualian dapat berlaku untuk obat, vitamin, mineral, atau cairan rehidrasi oral apabila memang diperlukan sesuai indikasi medis.
WHO dan UNICEF merekomendasikan bayi mulai menyusu dalam satu jam pertama setelah lahir dan mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan pertama. Setelah itu, bayi mulai membutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI) yang aman dan bergizi, sementara pemberian ASI tetap dilanjutkan.
ASI Eksklusif Berapa Lama?
Lalu, ASI eksklusif berapa lama sebaiknya diberikan?
Jawabannya adalah 6 bulan pertama atau sekitar 180 hari kehidupan. Selama periode tersebut, bayi tidak membutuhkan air putih, jus, teh, atau makanan tambahan jika tidak ada indikasi medis.
Setelah bayi berusia 6 bulan, kebutuhan energi dan zat gizinya mulai melebihi yang dapat dipenuhi dari ASI saja. Karena itu, MPASI perlu diperkenalkan secara bertahap dan tetap dilanjutkan bersama ASI. WHO merekomendasikan pemberian ASI diteruskan hingga usia 2 tahun atau lebih, sesuai keinginan ibu dan anak.
Apa Manfaat ASI Eksklusif untuk Bayi?
Manfaat ASI eksklusif tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi. ASI juga memberikan perlindungan terhadap sejumlah penyakit dan mendukung proses tumbuh kembang bayi. Beberapa manfaatnya meliputi:
Mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi. ASI menyediakan energi dan berbagai zat gizi yang diperlukan selama enam bulan pertama kehidupan.
Membantu melindungi dari infeksi. ASI mengandung antibodi dan komponen imun yang membantu memberikan perlindungan terhadap penyakit seperti diare dan infeksi saluran pernapasan.
Mendukung perkembangan otak. Nutrisi dalam ASI berperan dalam mendukung perkembangan kognitif dan sistem saraf bayi.
Mendukung kesehatan jangka panjang. Pemberian ASI dikaitkan dengan risiko lebih rendah mengalami overweight atau obesitas pada masa kanak-kanak.
Dengan demikian, jika muncul pertanyaan “Manfaat pemberian ASI eksklusif pada bayi adalah apa?”, jawabannya bukan hanya memenuhi kebutuhan makan dan minum, tetapi juga mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan perlindungan kesehatan bayi.
Baca Artikel Lainnya: 6 Fakta Mengejutkan tentang ASI
Bagaimana Pemberian ASI Eksklusif yang Tepat?
Pemberian ASI eksklusif sebaiknya dilakukan sesuai tanda lapar bayi atau secara on demand, baik siang maupun malam. Tidak perlu menunggu bayi menangis karena menangis merupakan tanda lapar yang sudah cukup terlambat.
Ibu juga tidak perlu langsung menganggap produksi ASI kurang hanya karena bayi sering menyusu. Frekuensi menyusu dapat berbeda pada setiap bayi. Salah satu indikator yang dapat membantu menilai kecukupan ASI adalah pertumbuhan bayi serta jumlah popok basah. WHO menyebutkan bahwa bayi berusia lebih dari satu minggu menghasilkan 6-8 popok basah per hari, disertai pertumbuhan sesuai standar, umumnya mendapatkan ASI yang cukup.
Baca Artikel Lainnya: Tips Menyusui bagi Anda yang Baru Menjadi Ibu
Kapan Bayi Mulai Membutuhkan MPASI?
ASI eksklusif diberikan pada bayi berusia 0–6 bulan. Memasuki usia sekitar 6 bulan, MPASI mulai diperkenalkan karena kebutuhan energi dan nutrisi bayi meningkat.
MPASI sebaiknya memiliki tekstur, jumlah, frekuensi, dan kandungan zat gizi yang sesuai usia. Pemberian ASI tetap dilanjutkan untuk memberikan nutrisi sekaligus manfaat perlindungan kesehatan yang berkelanjutan.
Pemahaman mengenai ASI eksklusif penting agar orang tua tidak terburu-buru memberikan makanan atau minuman tambahan sebelum waktunya. Jika ibu mengalami kendala menyusui, seperti nyeri saat menyusui, kesulitan pelekatan, atau khawatir produksi ASI tidak mencukupi, konsultasikan dengan dokter, bidan, atau konselor laktasi agar mendapatkan bantuan yang sesuai.
Jika ingin membeli suplemen dan vitamin, Kamu bisa beli dengan mudah tanpa harus keluar rumah! Baca juga artikel kesehatan yang terbaru dengan download aplikasi KlikDokter.
Ingin mendapatkan informasi kesehatan yang akurat dan mudah dipahami lainnya? Ikuti juga media sosial KlikDokter untuk mendapatkan edukasi kesehatan, tips menjaga kesehatan, serta informasi medis terbaru yang telah ditinjau oleh dokter.
World Health Organization. Infant and Young Child Feeding. Available from:https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding
World Health Organization. Breastfeeding. Available from:https://www.who.int/news-room/questions-and-answers/item/breastfeeding
World Health Organization. Exclusive breastfeeding for optimal growth, development and health of infants. Available from:https://www.who.int/tools/elena/interventions/exclusive-breastfeeding
World Health Organization. Complementary Feeding. Available from:https://www.who.int/health-topics/complementary-feeding
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Ingin Bayi Tumbuh Sehat dan Cerdas? ASI Eksklusif 6 Bulan Kuncinya. Available from:https://ayosehat.kemkes.go.id/asi-eksklusif-6-bulan
UNICEF Indonesia. Mothers Need More Breastfeeding Support During Critical Newborn Period. Available from:https://www.unicef.org/indonesia/press-releases/mothers-need-more-breastfeeding-support-during-critical-newborn-period
:format(webp)/article/ghqWlvqFuH5bA6SgWU8X3/original/42841m2ptfgyfijn6mxhurxlx1655trv.jpg)